Keluh dan peluh beribu kali ku seka..
dengar gemeretak suara lututku,
entah masih beranikah kau bilang sayang padaku.
atau tetap tega melumat diriku.
Cinta yang ku temui seperti seorang teman
slalu menuntut lebih dan lebih
ku hanya ingin sahabat
yang kadang
bisa memberi tanpa harus menuntut
mengasihi tanpa mencurangi
mengenapi tanpa mengurangi
menjadi alas saat ku ingin rebah.
Ku rindukan cinta yang pernah ajariku bijak
yang tuntun aku jika saatnya beranjak
ku mau cinta yang tak pernah lelah
Dekat.....sedekat urat leherku
Nisbi dan berada
Nadir dan akhir
dengar gemeretak suara lututku,
entah masih beranikah kau bilang sayang padaku.
atau tetap tega melumat diriku.
Cinta yang ku temui seperti seorang teman
slalu menuntut lebih dan lebih
ku hanya ingin sahabat
yang kadang
bisa memberi tanpa harus menuntut
mengasihi tanpa mencurangi
mengenapi tanpa mengurangi
menjadi alas saat ku ingin rebah.
Ku rindukan cinta yang pernah ajariku bijak
yang tuntun aku jika saatnya beranjak
ku mau cinta yang tak pernah lelah
Dekat.....sedekat urat leherku
Nisbi dan berada
Nadir dan akhir

Tidak ada komentar:
Posting Komentar